Sunan Ampel Students from Bojonegoro

Rabu, Juni 01, 2022

Selamat Menjadi Dewasa

 


Waktu itu sepertinya hujan pada pukul 5 sore, hawa dingin menembus tulangku. Meskipun Ibu berulang kali menyuruhku untuk masuk, tapi aku masih tetap diam di tempatku. Orang yang kutunggu masih belum datang, padahal katanya dia akan datang lebih awal. Karena udara yang dingin, entah sudah berapa kali aku bersin, membuat Ibuku semakin khawatir.

15 menit berlalu, hanya suara air yang terus berjatuhan. “Ini sia-sia!” pikirku sambil berjalan kembali masuk ke rumah. Saat lampu motor bergerak masuk ke halaman rumah dan mengagetkanku. Dan selanjutnya yang kuingat adalah kita merayakan ulang tahunku yang ke-delapan dengan perasaan bahagia.

Lalu hari-hari pun berubah menjadi minggu, minggu berubah menjadi bulan, bulan berubah menjadi tahun. 2 tahun berlalu sejak kejadian itu, tapi aku masih tidak berubah. Aku masih merasa seperti anak kecil yang menginginkan hadiah dan kue pada ulang tahunnya. Aku masih tetap Lily yang naif, tapi orangtuaku tidak masalah dengan itu. Jadilah pada ulang tahun ke-10, aku merayakan ulang tahun seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dan tanpa kusadari, aku telah menjadi seseorang yang berumur 13 tahun, menukar masa kecilku untuk masa depan yang tidak kuketahui, seperti orang lain. Memahami segala sesuatu yang tidak pernah kupahami, merasakan sesuatu yang tidak kuharapkan, menyadari bahwa hidup bukanlah kisah klasik ataupun dongeng yang selalu kubaca sebelum tidur. Mungkin, segala sesuatu yang kukira tidak akan berubah, lambat laun akan berubah. Pada ulang tahun ke-13, hidup akhirnya memberiku kado pertamanya, sebuah kesempatan untuk membentuk diri.

Saat ini, umur 14 tahunku, saat aku duduk di ayunan tua ini. Membiarkan diriku diayun dan terbang. Hidupku memang tidak lebih baik dari tahun kemarin, tapi aku bisa melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda. Lilin kehidupan dan harapan yang dulu kupaksa untuk redup, perlahan kunyalakan kembali. Hidup memang tidak seperti kisah klasik ataupun dongeng, tapi kita bisa menulis hidup dengan bintang dan impian, seperti yang dulu selalu kita impikan. Seperti yang dulu selalu aku impikan.

Mungkin terlalu awal bagiku untuk mengatakannya, tapi selamat menjadi dewasa, untuk anak kecil yang menolak menjadi dewasa


Nama : Reigina Dwi Rahmawati

Prodi : Manajemen

Angkatan : 20

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Selamat Menjadi Dewasa

0 komentar:

Posting Komentar