Sunan Ampel Students from Bojonegoro

Rabu, April 07, 2021

Sejarah Singkat Hari Paskah

Oleh : Iva Choirunnisa
Prodi : Tasawuf dan Psikoterapi
Angkatan : 18

Perayaan Paskah merupakan salah satu hari suci orang Kristen di samping Hari 
Natal. Pada umumnya perayaan Paskah ini dilakukan bertepatan dengan momentum kematian dan kebangkitan Yesus. Baik kematian dan kebangkitan Yesus Kristus merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan; karena kematian tanpa kebangkitan tidak ada artinya (band. 1 Kor. 15:17), dan sebaliknya kebangkitan tidak pernah ada tanpa kematian. 

Perayaan ini secara tradisi selalu jatuh di antara bulan Maret atau April, tidak pernah jatuh pada penanggalan yang sama tiap tahunnya seperti halnya Natal. Hal ini dikarenakan perayaan Paskah dalam tradisi Yahudi menggunakan kalender dengan sistim penanggalan bulan (Kel. 12:2), yang berbeda dengan Natal dengan penanggalan matahari.

Paskah yang diperingati oleh orang 
Kristen di seluruh dunia merupakan adopsi dari hari raya suci kaum Yahudi dengan momentum perayaan tentang pembebasan bangsa Israel dari penjajahan dan perbudakan Mesir. Pada masa Perjanjian Baru, Yesus pun merayakan Paskah atau yang dikenal juga dengan istilah Hari Raya Roti Tidak Beragi bersama para murid. 

Selama tujuh hari orang Israel harus makan roti tidak beragi; di mana pada hari pertama mereka tidak 
diperbolehkan untuk bekerja berat 
melainkan harus mempersembahkan korban bagi Tuhan. William Dyrness menjelaskan bahwa perayaan itu seperti sebuah ibadah keluarga yang dilakukan sebagi upacara peringatan. 

Selama masa perayaan itu orang Israel kembali mengingat masa perbudakan dan bagaimana Tuhan membawa mereka keluar dari negeri itu. Pokok peringatannya adalah perbuatan Allah di masa lalu atas umatNya, Israel, dengan kata kunci pembebasan atau kemerdekaan. 

Setelah sekian lama Israel ada dalam perbudakan Mesir, dan selama itu juga mereka terus berseru dan berdoa 
memohon pertolongan Tuhan, akhirnya 
Allah menunjuk Musa menjadi pemimpin untuk membebaskan umat-Nya itu, serta membawa mereka ke tanah yang telah disediakan lewat perjanjian Abraham. 

Sumber :
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://media.neliti.com/media/publications/275340-mengajarkan-nasionalisme-lewat-momentum-e58b4833.pdf&ved=2ahUKEwjg6dfLnebvAhWz7HMBHZYTCBIQFjADegQICBAC&usg=AOvVaw2zWYxoPobcaXZTrxbeGPrn

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sejarah Singkat Hari Paskah

0 komentar:

Posting Komentar