Sunan Ampel Students from Bojonegoro

Rabu, Maret 24, 2021

Menata Niat dalam Berorganisasi


Oleh : Refina Elfariana D.
Prodi : Ilmu Komunikasi
Angkatan : 2019

Peran Mahasiswa

Mahasiswa, tittel yang tidak semua orang berkesempatan mendapatkannya, “maha” merupakan suatu tingkatan yang paling tinggi, begitu juga dengan mahasiswa, status yang katanya hanya dimiliki oleh orang-orang di keluarga dengan finansial memumpuni, status yang katanya hanya dimiliki oleh orang-orang yang rajin dalam berfikir. Namun sepertinya status itu tidak selalu bisa dimaknai dengan satu atau dua presepsi. Apapun itu penting bagi kita untuk terus menyukurinya.

Pentingkah Berorganiasi?

Begitu banyak tipe mahasiswa yang sudah sering kita temui, mulai dari mahasiswa yang fokus dengan tugas, ambisius ipk tinggi, hanya memenuhi kolom absensi, sibuk urusan organisasi dan masih banyak lagi, sampai pada mahasiswa yang bisa mengibangi antara akademis dan organisasi. Tinggal bagaimana kita menempatkan diri menjadi salah satu dari berbagai kategori. 

Mengutip dari sebuah tulisan, yang terinspirasi oleh ketua pimpinan salah satu organinsasi mahasiswa di Surabaya, sebuah pesan tentang nilai menjadi mahasiswa. Menjadi mahasiswa entah itu selama 4 tahun atau lebih, standar nilainya atau lebih sering kita sebut IPK hanya berpatokan pada angka 1 hingga 4. Pertanyaannya? Dimana angka yang lain? Entah itu angka 5 sampai 10 atau 5 sampai 100.

 Dikatakan dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa angka selain 1,2,3 dan 4, kita yang harus mencarinya sendiri dan itu tidak ada dalam kelas, tidak juga dibangku kuliah, kita hanya bisa menemukannya dimasyarakat, kita hanya bisa menemukan dalam organisasi.  

Dari sinilah, terjawab bagaiamana organiasi memberikan dampak pada hidup kita nantinya, di dalam organiasi kita akan menemukan banyak pelajaran yang tidak hanya didapatkan didalam sebuah ruangan. Organiasi yang menyediakan segudang masalah untuk diselsaikan bersama, tempat paling tepat dalam memproses diri, benturan antar sudut pandang adalah hal biasa yang akan membentuk pribadi yang mampu menghargai dan tidak mementingkan ego sendiri.

Niat Menentukan Apa yang Didapat

Masih sering kali ada pertanyaan, “untuk apa kita berorganisi? Apa yang kita dapat dari organisasi?” Sebenarnya pertanyaan yang lebih dulu harus ditanyakan ke diri sendiri adalah “apa yang bisa kita berikan untuk organisasi?” Karena  feed back yang kita dapatkan tergantung apa yang sudah kita lakukan. 

Kita harus menata, bagaimana niat awal kita, bergabung dalam suatu organiasi adalah pilihan, dan ketika kita sudah memilihnya berarti kita juga siap untuk mengemban tanggungjawab, dan menjalankan apa yang sudah diamanahi.

Hadir dalam sebuah forum atau kegiatan lainnya saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kontribusi, jangan sampai niat kita berorganisasi tidak lagi untuk mencari kebermanfaatan tapi justru hanya untuk mencari eksistensi diri, jangan sampai niat kita tidak lagi murni untuk tulus memajukan organisasi tapi justru hanya untuk mencapai tujuan diri sendiri.

Saat sudah menata niat dan ikhlas dalam melakukannya, InshaaAllah apa yang kita dapatkan nanti adalah keberkahan dari apa yang sudah kita tanam sejak awal. Tapi ketika kita hanya mengejar sesuatu yang jadi kesenangan semata, maka jangan salahkan hanya ada penat yang didapat  dan lelah dalam mengemban amanah.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Menata Niat dalam Berorganisasi

0 komentar:

Posting Komentar