Organiasi Mahasiswa Daerah (ORMADA) adalah suatu wadah yang menampung kreatifitas mahasiswa daerah untuk mengabdi di daerahnya masing-masing, dengan begitu hadirnya ORMADA memiliki potensi besar untuk membagun suatu daerah itu sendiri. Selain itu juga sebagai penyambung silaturahim antar mahasiswa yang berasal dari daerah yang sama, terlebih bagi mereka yang berada di tanah rantau, ORMADA menjadi sangatlah penting untuk kita bisa bercerita, berdiskusi perkuliahan dan pastinya menjadi tempat yang tepat untuk kita berbicara mengenai perkembangan daerah kita.
Sama hal nya dengan hadirnya Sunan Ampel Students from Bojonegoro atau yang dikenal dengan SASB merupakan organisasi mahasiswa daerah dari Bojonegoro yang menempuh pendidikan di Univeraitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. SASB berdiri sejak 18 Desember 2010 yang telah eksis dan berkontribusi untuk Bojonegoro sejak 10 tahun ini (2020).
SASB memiliki visi “Terwujudnya kemahasiswaan sebagai pilar aktif yang berkesinambungan dalam upaya peningkatan mutu kehidupan sosial dan pendidikan di Bojonegoro” dan memiliki misi diantaranya “a.) Meningkatkan peran serta pemuda khususnya Mahasiswa yang merupakan kaum intelektual dalam upaya memaksimalkan pembangunan di Bojonegoro utamanya dibidang pendidikan dan sosial, b.) Menampung dan menyalurkan aspirasi serta kreativitas positif mahasiswa yang berasal dari Bojonegoro maupun memiliki riwayat pendidikan di Bojonegoro, c.) Menjalin kerja sama dan jaringan ke dalam dan luar bagi individu dan organisasi.”
SASB saat ini di nahkodai oleh dulur Silfiyah Imroatun Rosiyidah, sejarah baru dalam SASB telah mencatat, untuk pertama kalinya dipimpin oleh seorang perempuan yang sebelumnya selalu dari kalangan laki-laki. SASB memiliki hampir 200 anggota yang tercatat dalam struktural, yang terbagi dalam beberapa devisi. Mulai dari BPH Umum terdiri dari ketua umum, kemudian wakil ketua yang di jabat oleh dulur Uma Ageng Pathu Prayoga, sekertaris umum di isi oleh dulur Amelia Zumrotin dan dulur Dicky Bagus Supriyadi sebagai Bendahara umum. Ada 6 devisi dalam kepengurusan SASB periode 2020/2021.
Devisi sosial-masyarakat, devisi ini sebagai devisi yang berhubungan langsung dengan kondisi lapangan dan setiap program kerjanya tidak hanya di fokuskan untuk internal anggota SASB sendiri, tapi juga berpengaruh besar bagi lingkungan sekitar, devisi sosmas di nahkodai dulur Naufal Dhiaullhaq Rafif dengan sekertaris dulur Siti Aprala Intan M. dan dibantu oleh 27 anggota lainnya.
Devisi Keilmuan, devisi ini adalah devisi yang diharapkan membantu meningkatkan intelektual para anggota, karena sejatinya identitas dari mahasiswa itu sendiri, salah satunya adalah daya fikir dan daya kritis yang dimiliki, oleh karena itulah program dan bentuk kerja dari devisi ini mengarah ke kajian, diskusi dan berbagai kegiatan lainnya. Devisi ini memiliki 27 anggota dengan Iva Choirunnisa sebagai ketua devisi dan Refina Elfariana D. sebagai sekertaris devisi.
Selanjutnya ada devisi keagamaan, devisi yang bergerak di ranah keagamaan ini memiliki banyak program kerja maupun kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat anggota agar senantiasa kembali pada identitasnya sebagai seorang muslim dan muslimah. Devisi ini di ketuai oleh dulur Ahmad Fahruddin H. dan Nur Amillatus Sholihah sebagai sekertaris dengan 26 anggota lainnya.
Devisi Pengembangan Anggota, atau devisi yang biasa disingkat dengan devisi PA dinahkodai oleh dulur Lailatul Karomah dengan dulur Erinta Widya Ningrum sebagai sekertaris dan 27 anggota lainnya. Selain berinovasi untuk reckruitmen anggota, devisi ini juga sebagai wadah untuk menggali kemampuan atau potensi yang di miliki anggota SASB.
Kemudian ada devisi hubungan Masyarakat dan Informasi, yang dituntut relevan dalam menjalankan tugasnya, karena masyarakat dan informasi terus dan akan selalu dinamis sesuai perkembangan zaman, devisi ini dengan berbagai program kerja dan kegaiatannya tidak lepas dari dunia digital, dinahkodai oleh dulur Anang Khoironi dan sekertari devisi dipengang oleh dulur Raissa Alvita Nabila juga dengan 27 anggota lainnya.
Devisi Seni dan Olahraga, atau biasa di sebut dengan devisi Senora ini memiliki banyak program kerja dan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan seni dan olahraga yang dimiliki seluruh anggota SASB tidak hanya yang memiliki bakat tapi juga semua yang memiliki semangat. Ketua devisi senora di jabat oleh dulur Putri Erlin Khoirun Nisa dan sekertaris devisi di pengan oleh dulur Novita Dwi Anggraeni dan 28 anggota lainnya.
Itulah wajah baru dari struktural SASB 2020/2021, sejak dilantiknya, wajah baru dari SASB sendiri tergantung bagaimana prediksi yang kita runtut kan dalam program kerja yang tersusun dan tersepakati. Dengan rasa kekeluargaan yang kita junjung tinggi, semoga mampu membuat semua amanah ini, menjadi tangungjawab yang harus di penuhi, dengan rasa ikhlas dan pengabdian sejati, untuk SASB sendiri dan juga Bojongoro tercinta kita ini.
Oleh : Refina Elfariana D.
0 komentar:
Posting Komentar