Oleh : Iva Choirunnisa (FUF/18)
kini kau tersaji dalam konteks
Dulu, kutemukan diri-Mu tertoreh dalam bait - bait,
kini kau tersuguh melalui serpihan rasa halus yang rumit
Dulu, aku melihat-Mu hadir dalam lembaran busana,
kini Kau ingin aku mengenal-Mu lebih dari kasaya
Dulu, Kau goreskan nama-Mu dalam sya'ir dan syi'ir,
kini kau hembuskan zat-Mu dalam unsur - unsur sirr
Dulu, kutemukan-Mu dalam kuil,
kini kau hadir sekalipun dalam atom yang hanya secuil
Dulu, Kau nyata dalam eksistensi,
kini Kau nyata dalam esensi
Dulu, kudengar Kau melalui teriakan,
kini Kau hadir dalam bisikan
Demi jiwaku yang Kau genggam penuh seluruh
Kau melayang dalam hembus nafasku
Demi mentari yang lahir dari timur juga yang tenggelam di barat
Kau nyata untuk menjadikanku ada
Demi sinar rembulan yang elok rupawan
Kau ada dalam keberadaan yang niscaya
0 komentar:
Posting Komentar